Sidik Jari


“Berjihadlah melawan kaum musyrikin dengan hartamu, jiwamu dan lidahmu. Dari Anas , Riwayat Ahmad dan Nasa’i. Hadits shahih menurut Hakim.

Artikel-artikel di dalam blog ini didedikasikan untuk seluruh umat Islam sebagai bagian dari usaha pelaksanaan dari perintah Rasulullah SAAW di atas.

*******************

Sidik jari ( bahasa Inggris: fingerprint ) adalah hasil reproduksi tapak jari baik yang sengaja diambil, dicapkan dengan tinta, maupun bekas yang ditinggalkan pada benda karena pernah tersentuh kulit telapak tangan atau kaki. Kulit telapak adalah kulit pada bagian telapak tangan mulai dari pangkal pergelangan sampai kesemua ujung jari, dan kulit bagian dari telapak kaki mulai dari tumit sampai ke ujung jari yang mana pada daerah tersebut terdapat garis halus menonjol yang keluar satu sama lain yang dipisahkan oleh celah atau alur yang membentuk struktur tertentu.

Sidik jari untuk identifikasi, dikenal dengan daktiloskopi[1] yaitu ilmu yang mempelajari sidik jari untuk keperluan pengenalan kembali identitas orang dengan cara mengamati garis yang terdapat pada guratan garis jari tangan dan telapak kaki. Daktiloskopi berasal dari bahasa Yunani yaitu dactylos yang berarti jari jemari atau garis jari, dan scopein yang artinya mengamati atau meneliti. Kemudian dari pengertian itu timbul istilah dalam bahasa Inggris, dactyloscopy yang kita kenal menjadi ilmu sidik jari.

Fungsi sidik jari adalah untuk memberi gaya gesek lebih besar agar jari dapat memegang benda-benda lebih erat. Sidik jari manusia digunakan untuk keperluan identifikasi karena tidak ada dua manusia yang memiliki sidik jari persis sama. Hal ini mulai dilakukan pada akhir abad ke-19. Sidik jari kaki bayi juga diambil di rumah sakit untuk identifikasi bayi. Ini bertujuan untuk mencegah tertukarnya bayi yang sering terjadi di rumah sakit.

Referensi : [1] Ashbaugh, David R. (1991) “Ridgeology”. Journal of Forensic Identification Vol 41 (1) ISSN: 0895-l 73X

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sidik_jari

Apakah Al Qur’an telah menjelaskan tentang sidik jari ini? Berikut sedikit penjelasannya ( semoga bermanfaat )

Setiap orang, termasuk mereka yang terlahir kembar identik, memiliki pola sidik jari yang khas untuk diri mereka masing-masing, dan berbeda satu sama lain. Dengan kata lain, tanda pengenal manusia tertera pada ujung jari mereka. Sistem pengkodean ini dapat disamakan dengan sistem kode garis (barcode) sebagaimana yang digunakan saat ini. Saat dikatakan dalam Al Qur’an bahwa adalah mudah bagi Allah untuk menghidupkan manusia setelah kematiannya, pernyataan tentang sidik jari manusia secara khusus ditekankan : “Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? Ya, bahkan Kami mampu menyusun (kembali) ujung jari-jarinya dengan sempurna.” ( QS. ( 75 ) : 3-4 )

Penekanan pada sidik jari memiliki makna sangat khusus. Ini dikarenakan sidik jari setiap orang adalah khas bagi dirinya sendiri. Setiap orang yang hidup atau pernah hidup di dunia ini memiliki serangkaian sidik jari yang unik dan berbeda dari orang lain.

Itulah mengapa sidik jari dipakai sebagai kartu identitas yang sangat penting bagi pemiliknya dan digunakan untuk tujuan ini di seluruh penjuru dunia.

Akan tetapi, yang penting adalah bahwa keunikan sidik jari ini baru ditemukan di akhir abad ke-19. Sebelumnya, orang menghargai sidik jari sebagai lengkungan-lengkungan biasa tanpa makna khusus. Namun dalam Al Qur’an, Allah merujuk kepada sidik jari, yang sedikitpun tak menarik perhatian orang waktu itu, dan mengarahkan perhatian kita pada arti penting sidik jari, yang baru mampu dipahami di zaman sekarang.

LIHATKAN…. ADA RENTANG WAKTU LEBIH DARI 1.000 TAHUN ANTARA PENJELASAN ALLAH SWT DI DALAM AL QUR’AN DENGAN HASIL PENELITIAN ILMUWAN.

BAGAIMANA MUNGKIN ADA SEBUAH BUKU ( JIKA ADA YANG TIDAK INGIN MENYEBUTNYA KITAB SUCI ) YANG BEGITU LENGKAP PENJELASANNYA DAN SELALU SESUAI DENGAN ILMU PENGETAHUAN JIKA BUKU ITU ADALAH BUATAN MANUSIA?

MARI GUNAKAN HATI DAN AKAL KITA UNTUK MELIHAT SEMUA TANDA-TANDA KEBESARAN ALLAH SWT.

Tentang agamadaniptek

Menegakkan Agama dan Mematahkan Fitnah kejam terhadap ISLAM dan AL QUR'AN
Pos ini dipublikasikan di Manusia, Uncategorized dan tag , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s